INTEGRASI PEMBELAJARAN ASWAJA DENGAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN SEBAGAI PENGUATAN ISLAM MODERAT DI MA MAZRA’ATUL ULUM PACIRAN

Authors

  • Hamdlan Rofiqul Hidayat Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto Author
  • Imam Syafi’i Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto Author

Keywords:

Aswaja, nilai-nilai kebangsaan, Islam moderat, Islam inklusif, pendidikan agama Islam

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi integrasi pembelajaran Aswaja dengan nilai-nilai kebangsaan di MA Mazra’atul Ulum Paciran dan dampaknya terhadap pemahaman Islam moderat dan inklusif peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan pada April 2025 melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran Aswaja dan Ke-NU-an, serta enam siswa kelas XI. Analisis mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana (kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan) dengan triangulasi teknik, sumber, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dilakukan secara tematik, kontekstual, dan interdisipliner pada tiga level: pembelajaran di kelas, program madrasah (Diklat Aswaja, kajian kitab kuning, IPNU-IPPNU), dan budaya madrasah (upacara bendera, peringatan Hari Santri, istighotsah, dan pembiasaan 5S). Berdasarkan keterangan siswa dan observasi peneliti, dampaknya tampak pada empat aspek: pemahaman kognitif tentang prinsip tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal; sikap toleran dan terbuka; praktik sosial yang moderat; serta penguatan identitas keislaman dan kebangsaan. Tantangan utama adalah inkonsistensi guru dalam mengaitkan nilai kebangsaan secara eksplisit, belum adanya kurikulum terintegrasi yang baku, dan terbatasnya kontrol madrasah terhadap perilaku siswa di luar sekolah dan di media sosial. Karena bersumber dari satu kasus, temuan ini bersifat kontekstual dan perlu dibaca dengan memperhatikan kesamaan konteks.

References

Abdullah, A. (2014). Implementasi pendekatan integratif-interkonektif dalam kajian pendidikan Islam. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

Anam, A. K. (2009). Karakter tawassuth, tawazun, i’tidal, dan tasamuh dalam Aswaja. NU Online. https://www.nu.or.id/syariah/karakter-tawassuth-tawazun-i039tidal-dan-tasamuh-dalam-aswaja-nApNg

Baihaqi, N. F. (2020). Implementasi integrasi pembelajaran IPA dengan Al-Qur’an di SMP Al-Amjad Kota Medan [Tesis]. UIN Sumatera Utara.

Fiantika, F. R., dkk. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.

Hadian, D. B. S. (2024). Integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam ekstrakurikuler Hizbul Wathan di SMA Muhammadiyah 4 Kota Bandung [Tesis]. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Haris, D. (2021). Implementasi nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 1(2). https://doi.org/10.52046/jssh.v1i2.914

Hikmasari, D. N., Susanto, H., & Syam, A. R. (2021). Konsep pendidikan karakter perspektif Thomas Lickona dan Ki Hajar Dewantara. AL-ASASIYYA: Journal of Basic Education, 6(1). https://doi.org/10.24269/ajbe.v6i1.4915

Ikbal, A., Sunarno, A., & Firman. (2023). Integrasi nilai-nilai kebangsaan: Suatu metode pembelajaran dalam menangkal radikalisme. Jurnal Paris Langkis, 3(2). https://doi.org/10.37304/paris.v3i2.8470

Munfa’ati, K. (2018). Integrasi nilai Islam moderat dan nasionalisme pada pendidikan karakter di madrasah ibtidaiyah berbasis pesantren [Tesis]. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Muttaqin, A. (2019). Pelaksanaan pendidikan Aswaja untuk menangkal paham radikalisme. Dinamika, 5.

Nasrudin, M. W. (2019). Peningkatan kualitas pembelajaran berbasis konstruktivisme melalui media sosial. Jurnal Teladan, 4(2).

Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif. CV Harfa Creative.

Purnomo, & Solikhah, P. I. (2021). Konsep dasar pendidikan Islam inklusif. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2). https://doi.org/10.18860/jpai.v7i2.13286

Rahmat. (2021). Aswaja perspektif maqashid al-syariah. An Nahdhoh: Jurnal Kajian Islam Aswaja, 1(2).

Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2014). Teori sosiologi (N. Nurhadi, Terj.). Kreasi Wacana.

Rofiq, A. (2019). Living Aswaja sebagai model penguatan pendidikan anti radikalisme di pesantren. Jurnal Tarbawi, 16.

Rohman, F., & A’la, H. (2020). Pembiasaan tradisi Aswaja sebagai upaya pencegahan radikalisme di Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Kedung Jepara. EL-BANAT, 10.

Sartika, D. (2021). Islam moderat antara konsep dan praksis di Indonesia. Tsamratul Fikri: Jurnal Studi Islam, 14(2). https://doi.org/10.36667/tf.v14i2.532

Setyaningrum, R. C., dkk. (2023). Pengintegrasian nilai-nilai kebangsaan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila pada SMP di Surakarta. Sinar Dunia, 2(1). https://doi.org/10.58192/sidu.v2i1.619

Surono, R. N. (2024). Integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran di Pondok Pesantren Darul Ilmi, Al-Falah, dan Nurul Ma’ad Banjarbaru [Tesis]. UIN Antasari Banjarmasin.

Syafi’i, M. P. (2022). Integrasi ilmu agama dan ilmu umum pada lembaga pendidikan Islam [Tesis]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Wahyudin, D. (2017). Pendidikan Aswaja sebagai upaya menangkal radikalisme. Dinamika Penelitian, 17.

Zubaedi. (2013). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2026-10-20