IMPLEMENTASI KEGIATAN SABTU BUDAYA DALAM PROGRAM KO-KURIKULER SEBAGAI UPAYA PENGUATAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DI SMAN 1 MATARAM
Keywords:
sabtu budaya, GAKIH, karakter siswa, pendidikan multikulturalAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai multikultural yang dikembangkan melalui kegiatan Sabtu Budaya, menjelaskan upaya sekolah dalam mengintegrasikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan multikultural, serta mengidentifikasi kendala dan faktor pendukung pelaksanaannya di SMAN 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru koordinator Sabtu Budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Sabtu Budaya berperan penting dalam pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai multikultural peserta didik. Nilai-nilai yang ditanamkan mencakup disiplin, tanggung jawab, gotong royong, toleransi, dan kebiasaan hidup sehat. Upaya sekolah dalam mengintegrasikan Sabtu Budaya dilakukan melalui sistem ko-kurikuler dengan tema GAKIH (Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat). Kendala yang dihadapi terutama terkait manajemen waktu dan kesiapan fasilitas, sedangkan faktor pendukungnya berasal dari dukungan dinas pendidikan, peran aktif guru, serta keterlibatan siswa dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan, Sabtu Budaya berkontribusi positif terhadap penguatan pendidikan multikultural di lingkungan sekolah melalui pembiasaan nilai-nilai karakter berbasis budaya.
Kata kunci: Sabtu Budaya, Pendidikan Multikultural, GAKIH, Karakter Siswa
Abstract
This study aims to describe the multicultural values developed through the Saturday Cultural activities, explain the school's efforts in integrating these activities as part of strengthening multicultural education, and identify obstacles and supporting factors for their implementation at SMAN 1 Mataram. This study used a descriptive qualitative approach, collecting data through observation and interviews with the coordinating teacher of Saturday Culture. The results indicate that Saturday Culture activities play a significant role in character formation and strengthening students' multicultural values. The values instilled include discipline, responsibility, mutual cooperation, tolerance, and healthy lifestyle habits. The school's efforts to integrate Saturday Culture are carried out through a co-curricular system with the theme GAKIH (7 Habits of Great Indonesian Children Movement). Challenges encountered primarily relate to time management and facility availability, while supporting factors include support from the education office, the active role of teachers, and student involvement in the planning and implementation of activities. Overall, Saturday Culture contributes positively to strengthening multicultural education in the school environment through the instillation of culture-based character values.
Keywords: Saturday Culture, Multicultural Education, GAKIH, Student Character
References
Arifin, M. et al.,(2022). Pendidikan Multikultural Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan Nusantara, 9(1), 44-59.
Dewi, L. et al., (2023). Kolaborasi Sekolah dalam Penguatan Pendidikan Multikultural. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(2), 88-102.
Prasetyo, A. et al., (2020). Tantangan Implementasi Pendidikan Bebasis Budaya di Sekolah. Jurnal Inovasi Penidikan, 14(2), 76-89.
Rahman,F. e al., (2021). Student-centered approaches in milticultural education. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 53-70.
Sari,Y. et al., (2020). Integrasi Muntikultural dlam Kurikulum sekolah menengah. Jurnal Kurikulum Nusantara, 8(2),119-1344.
Wahyudi, A. et al., (2020). Pembinaan Nilai Multikultural dalam aktivitas sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial, 7(1),33-48
Ningsih, I. W., Mayasari, A., & Ruswandi, U. (2022). Konsep pendidikan multikultural di Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1083-1091.
Rizkikaddhuhani, A. (2024). Dampak Program Sabtu budaya Dalam Menumbuhkan Sikap Multikultural Di SMA NEGERI 3 Mataram. Media Bina Ilmiah, 18(7), 1877-1886.
Sasa, S. M. P., Alwi, N. A., & Kharisma, I. (2025). Peran Pendidikan Multikultural dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi di Kalangan Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial, 3(4), 80–94.
Suhirman, Ahmad Syarifin, Erna Nina, Ledia Soleha, Randa Wahyu Difa, & Winda Nike Yuda. (2025). Implementasi Moderasi Beragama dalam Konteks Kemajemukan Masyarakat Desa Rama Agung Bengkulu Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2834–2839. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.873
Sundari, I., Hasibuan, K. H., Rambe, R. H., & Hasibuan, S. A. (2025). Integrasi nilai-nilai multikulturalisme dalam pembelajaran untuk membangun toleransi di lingkungan MIN 1 Labuhanbatu. Jurnal tarbiyah, 31(2), 368-376
Arifin, M. (2021). Penguatan pendidikan multikultural melalui kegiatan berbasis budaya di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(2), 112–124.
Dewi, S. (2022). Pengembangan sikap toleransi melalui kegiatan budaya sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(3), 201–215.
Prasetyo, B. (2021). Ritual budaya sekolah sebagai strategi pembentukan disiplin kolektif siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 55–70)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Panduan Implementasi Program Ko-Kurikuler Sabtu Budaya. Jakarta: Kemdikbudristek.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Baiq Yani Rosanti , Della Gousmantari , Dini Iza Septiana , Baiq Syiva Hulida Aulia , Deni Priadi , Sawaludin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









